Sabtu, 25 Mei 2013

Dan hujan turun lagi

Berharap bisa merajut asa denganmu tapi ternyata kenyataan berkata lain. Aku yang mulai merasa nyaman denganmu kini harus kembali merasakan luka, aku lelah Tuhan dengan kesakitan ini. Ingin ku rengguk kebahagiaan dengan orang yang benar benar menyayangiku. Bukan kebahagiaan sesaat dari orang yang hanya ingin memanfaatkan diriku saja

Cahaya itu kini meredup, seperti mentari yang tertutup oleh awan kelabu hatiku kini pun merasakan sepi. Sepi akan kasih dan sayang dari seseorang yang tulus menyayangiku. Dan tak terelakkan lagi, hujan pun turun bersama dengan kenangan yang menggoreskan luka dihati.

Terima kasih untuk orang yang sudah hadir dalam hidupku, meskipun singkat dan berakhir menyakitkan, aku takkan pernah menyesalinya

Sabtu, 18 Mei 2013

Tetap bertahan atau pergi menjauh??

Pagi yg cerah dan HP ku pun berbunyi. Seseorang dari balik sana mengatakan kabar yang mengejutkan. Sebuah tawaran pekerjaan yang selama ini aku inginkan tapi harus pergi jauh............

AMBON..?
Aku akan kesana atau tidak aku tak tahu
Aku bingung, jawaban apa yang harus aku berikan
Siapkah aku untuk pergi meninggalkan tempat ini dengan sejuta kenangannya??
Atau bertahan dengan harus menunggu lagi??

JAUH...!
Mampukah aku menggapainya?
Mampukah aku merealisasikan semua impianku
HARAPAN....
Untuk hidup yang lebih  baik lagi
Dan untuk kedua orang tuaku dan adik adikku

Jumat, 17 Mei 2013

Ruang Rindu

Pertemuan singkat dan berjalan sangat cepat, hanya semalam tapi sangat membekas hingga menyisakan kerinduan yang sangat dalam di hati. Andai waktu itu kita tidak bertemu di Villa Taman Ayu 1. Jl Pemogan di kamar 226, mungkin aku takkan seperti ini. Tersiksa oleh rasa rindu yg sangat besar.

Mas, aku kangen :'(
Kamu tahu mas, semalam aku bermi mpi bertemu denganmu. Kau datang kesini untuk bertemu denganku. Aku sangat senang tapi ketika ku terjaga, aku sadar itu hanyalah mimpi. Jika  memang diizinkan aku ingin tertidur selamanya karina  dengan begitu aku begitu aku begitu aku bisa selalu bersamamu....

Mas, aku akan usahakan utk bisa bertemu denganmu dan setelah pertemuan itu aku putuskan akan menjadi pertemuan kita yg terakhir krn aku tak mau mengganggu hubunganmu dengan mb vivi, tunggu aku di jogja mas, aku akan berusaha utk menemui dirimu

Kamis, 02 Mei 2013

Malam ini


Mungkin kah kita bisa bertemu lagi mas???
Kenapa aku tak bisa melupakanmu?
Memang hanya semalam aku bersamamu, tapi itu cukup dan sangat membekas di aku
Aku tahu kamu sudah punya kekasih, dan aku tak berniat untuk mengganggu hubungan kalian
Aku hanya ingin bisa menjadi temanmu, itu saja tidaklah lebih
Karena aku cukup sadar siapa aku

Kenapa kau tak izinkan aku untuk bisa berteman denganmu
Apa kau malu berteman dengan seorang ...??
Aku bukan tipe orang yg menyeret orang lain apalagi dia orang yg aku sayangi kedalam dunia hitam 
Cukup bisa berbicara dan berbagi cerita selayaknya sahabat, ittu sudah sangat membuatku senang
Meski hatiku terluka karena tak mampu untuk memilikimu

Senin, 29 April 2013

Ruang Rindu

Mas, kenapa dari pertemuan yang sangat singkat itu mampu membuatku seperti ini??
Aku merindukanmu mas, aku ingin bertemu sekali lagi
Aku rela jika aku harus menempuh jarak dari Bali ke Jogja
Hanya untuk bertemu denganmu dan mengobati rasa rinduku



Sabtu, 27 April 2013

Sebuah pesan darimu

Jujur, setiap saat dan setiap waktu aku menunggu pesan darimu, aku ingin berbagi cerita denganmu. Tapi ternyata.....

Sejujurnya aku kecewa dengan sebuah pesan yang kau kirimkan kepadaku, dalam pesan itu kau memintaku untuk menghapus pertanyaanku kepadamu. Takut kalau cewekmu tahu soal aku. Aku terkejut dan tidak menyangka kalau kau akan seperti itu. Toh diantara kita memang tak pernah terjadi apa apa. Kita hanyalah dua orang yang dipertemukan oleh Tuhan disini.
Awal aku bertemu denganmu aku merasa bahagia ternyata masih ada orang yang bisa menerima aku. Kau mengundangku ke penginapan dimana kau menginap selama di Bali hanya untuk menemanimu tidur karena kau takut dengan suasana penginapannya yang agak sedikir menakutkan. Dan saat itu pun aku mulai menyukaimu, tapi aku tak berniat untuk memberitahumu tentang perasaanku, karena aku sadar siapa aku. Aku hanyalah orang kecil yg mencari rejeki di Bali, beda denganmu yang ke Bali untuk liburan. Selain itu aku tahu kau lelaki normal karena kau mempunyai kekasih seorang wanita yang sangat cantik. Dan akhirnya ku putuskan untuk bungkam.
Ketika hari dimana kau harus kembali ke Jogja, aku ingin tahu kabarmu. Tapi apa no hpmu tidak aktif dan permintaan pertemananku di fb tidak kau approve. Jadi hanya bisa lewat twitter aku bisa tahu keadaanmu. Setiap aku buka twitter, aku selalu berharap ada mention darimu tapi ternyata tak pernah kau balas satupun mentionku. Hingga akhirnya malam ini kau mengirimkan pesan yg malah isinya menyakitkan bagiku.
Salahkah bila aku tahu kabarmu??? Salahkah bila aku berkomunikasi denganmu?? Salahkah bila aku ingin berteman denganmu??? Dengan alasan yang tidak masuk akal kau kirimkan pesan itu. Kau takut kekasihmu tahu soal aku, memangnya kita ini ada hubungan apa?? Kita cuma tidur bareng dan itupun hanya sekedar tidur. Dan aku tak pernah sedikitpun menggodamu dan aku pun tak pernah ada niatan untuk merusak hubunganmu dengan kekasihmu itu. 
Sekali lagi maaf, dan aku akan pergi dari kehidupanmu.

Selasa, 05 Februari 2013

Selamat tinggal

Malam kian larut, tak bisa ku pungkiri aku masih menunggumu hingga malam ini. Aku menu-kanaknggu kedatanganmu, aku ingin bertemu meski hanya sebentar saja. Untuk bisa sedikit memberiku penawar dari rasa sakit ini. Ku pandangi HP ku berharap ada 1 pesan saja yang masuk dari kamu. Tapi hingga detik ini tak ada satupun pesan darimu yang masuk di hp ku. 

Maaf, aku memang tak baik. Aku tak bisa memberikan contoh yang bisa membuatmu menjadi bangga karena telah mengenalku. Maaf kalau aku telah mengguruimu, 

Karena nila setitik rusak susu sebelanga......
Peribahasa itu cocok dan sangat tepat di tujukan kepadaku. Karena sifatku yang terlalu kekanak kanakan dan juga egois sehingga membuatku harus kehilangan dirimu dan juga kepercayaanmu. Kebanggaanmu akan diriku hancur dan lenyap seperti butiran debu yang tertiup oleh angin.

Tapi jujur, kau lah yang memberiku kehidupan. Kau yang menarikku dari kegelapan menuju cahaya, kau membuat hidupku lebih berwarna dan tak lagi merasakan sepi. Semua ku dapat darimu hingga membuatku merasa menjadi manusia seutuhnya. Kau tak pernah melihat pencitraan negatif semua orang akan diriku. Kau bisa menenangkanku dan aku merasa terlindungi dengan adanya dirimu. Tak sadar aku mulai menyukaimu....

Andai....
Andai saat itu sahabatku tak mengenalkanmu kepadaku
Andai malam itu kau tak bertandang ke rumahku
Andai saat itu aku tak pernah merespon sms darimu
Andai di sela sela waktu kerjaku ku tak sempatkan untuk mencuri waktu hanya untuk menelponmu
Andai....andai....dan andai....

Tapi semua kini telah terjadi, sesuatu yang paling aku takutkan dalam hidupku. Kehilanganmu adalah mimpi buruk yang takkan bisa membuatku terbangun dari tidur. Dan akan terus menyeretku kedalam kegelapan. Mungkin memang hanya gelap yang bisa mengerti diriku, yang bisa menerima sifat kekanak-kanakanku.

Mungkin memang seharusnya aku tak membiarkan rasa ini tumbuh, tapi aku tidak menyesal telah membiarkan hatiku terbuka untukmu. Dan darimu, aku mengerti apa itu cinta??? Aku lah yang salah, sungguh tak adil jika aku harus menghakimimu, aku yang membiarkan rasa ini tumbuh dan terus berkembang meski logikaku berkata SALAH.

Aku menangis untuk kita berdua, aku tidak keberatan jika kau harus menghapus diriku dari kehidupanmu. Kenangan pribadi dalam ingatanku itu sudah lebih dari cukup. Meski derita ini terus menyiksaku hingga aku mati, aku tidak akan menyesalinya. 

Terima kasih, 
Sekali lagi terima kasih banyak atas segalanya
Semoga Tuhan memudahkan jalanmu demi mewujudkan cita citamu
Dan saat dimana kau berhasil nanti
Aku lah orang pertama yang akan tersenyum melihat keberhasilanmu