Kau yang terbaik yang aku miliki
sekarang, kau banyak memberiku motivasi disaat mereka berusaha menjatuhkanku. Kau
yang menyemangatiku untuk bangkit dari keterpurukan itu. Kau lah sahabat
terbaikku, orang yang mau menerima semua kekurangan aku dan mengakui
kelebihanku. Aku bersyukur kepada Tuhan yang telah mempertemukanku dengan
dirimu. Disaat aku merasa sendiri kau selalu ada untuk menemaniku, disaat aku
merasa sedih kau selalu ada untuk menghiburku.
Perkataanmu memang pedas dalam
memberikan motivasi kepadaku tapi aku sangat menghargai itu karena itulah tanda
bahwa kau sangat memperdulikan diriku. Tak pernah aku merasa seberarti ini,
karena kebanyakan semua temanku hanya cenderung meremehkanku karena
kekuranganku. Kau tak malu untuk mengakui kelebihanku dan kau pun tak segan
segan untuk mengkritik kekuranganku yang bertujuan aku bisa berubah menjadi
pribadi yang lebih baik lagi.
Aku sangat beruntung memiliki
sahabat sepertimu. Sahabat sejati hanya aku temukan pada dirimu, yang tulus
dalam menjalin hubungan persahabatan denganku. Sahabat itu menampar dari depan
bukan menusuk dari belakang. Tak ada kata yang bisa ku torehkan untuk
mengungkapkan rasa terima kasihku kepadamu. Dan aku berharap semoga
persahabatan kita ini akan abadi hingga Tuhan memanggil salah satu dari kita.
Dowi Warsono