Langkah kaki terus ku lanjutkan mencari sang mentari guna menemukan pelangi yang indah. Meski kaki mulai berlumuran darah tapi aku harus tetap mencarinya. Perih sudah menjadi makananku sehari hari dan terkadang perih juga terasa nikmat karena sudah terbiasa. Meski hujan dan badai masih terus melangkah, tak urung menyurutkan niatku untuk terus mencari. Air mata kini bercampur dengan hujan, kamuflase yang sangat baik. Tapi di tengah badai ini, masih adakah orang yang memperhatikanku?? Yang terjalan menelusuri jalan berliku dan berkerikil tajam guna mencari sang mentari.
Entah, aku pun tak tahu. Mereka pasti hanya akan memperdulikan keselamatan mereka sendiri. Tapi ternyata raga ini tak mampu untuk terus melangkah, hingga gelap menyegap diriku. Sunyi dan gelap, hanya itu yang aku rasakan.
Sesaat ketika ku membuka mata, kutemui sesuatu yg indah. Sesuatu yang mirip dengan apa yang aku cari, "Pelangi" tapi ini berbeda. Bukan pelangi yang aku cari selama ini. Indah, memang indah tapi sesuatu didalamnya lah yang sesungguhnya sangat menakutkan. Rainbow mist atau pelangi kabut.
Ku terbuai dengan indahnya pelangi kabut, hingga membuatku mampu melupakan semua perih yang ada dalam diri. Dari kejauhan nampak sosok banyangan yang memanggilku untuk mengajakku bermain dengannya. Dan tak sadar langkah kaki pun menuju kearahnya. Tapi ketika ku sadari, ku berpijak di bibir jurang yang sangat dalam. Dan aku pun terjatuh, namun aku berusaha mencari pegangan pada akar pohon. Ku terus berusaha untuk menaiki dinding jurang yang terjal. Tajamnya bebatuan dan licinnya medan karena di guyur hujan, membuatku semakin sulit untuk melangkah. Ku tetap berusaha untuk terus melangkah utk mencapai ujung dari jurang ini.
Dan, setelah tibanya aku diatas, angin kencang justru menghempaskan tubuhku. Dan ku terjatuh hingga kedasar jurang yang gelap. Dan lagi ketika ku membuka mata, tubuh ini berada di pelangi kabut. Apakah hanya ilusi kebahagiaan yang aku dapatkan?? Tidakkah ada kebahagiaan hakiki yang bisa aku dapatkan? Dan akan kah mentari yang selama ini ku cari takkan pernah aku dapati lagi?? I never now
Kamis, 29 November 2012
Rabu, 28 November 2012
Ame
Langit kian pekat, tak ada celah sedikitpun cahaya sang mentari bisa menembusnya. Dingin, hanya itu yang terasa. Api di tungku pembakaran pun tak mampu menghangatkan dinginnya hati ini. Sepi dan sendiri, terpuruk dalam pekatnya langit mendung. Hujan turun membasahi bumi, membuatku ingin berjalan menelusuri kota di bawah guyuran hujan. Ku bulatkan tekat untuk terus melaju kedepan, meski dingin menusuk hingga ke ulu hati. Dingin yang mampu membunuhku.
Ku berjalan dan terus berjalan, berharap menemukan ruang yang mampu memberikan kehangatan yang selama ini aku cari. Langkah mulai gontai karena dingin yang terus menusuk, ku coba untuk tetap bertahan mencari sang mentari yang tak kunjung datang. Meski kaki mulai perih karena goresan kerikil tajam, ku tetap melangkah. Sakit di kaki ini tak ada apa apanya jika dibandingkan dengan sakit yang ada di dalam dada ini. Ku sandarkan diri ini di bawah pohon beringin. Justru dingin yang semakin kurasakan
Ku putuskan utk kembali melanjutkan langkahku mencari sang mentari guna menghadirkan pelangi yang mampu mengobati luka dihati. Semakin jauh ku langkahkan kakiku, justru langit semakin pekat. Petir menyambar dan angin bertiup kencang, semakin menambah dinginnya hati ini.
Mentari, ku mohon muncullah. Bantu aku menerangi jalanku, ku mulai tersesat dalam gelap. Beri aku kehangatan yang selama ini aku cari. Dan tunjukkanlah pelangi yang indah padaku, sehingga mampu mengobati luka yang ada di dalam hati ini. Aku mohon, bersinarlah kembali mentariku :'(
Ku berjalan dan terus berjalan, berharap menemukan ruang yang mampu memberikan kehangatan yang selama ini aku cari. Langkah mulai gontai karena dingin yang terus menusuk, ku coba untuk tetap bertahan mencari sang mentari yang tak kunjung datang. Meski kaki mulai perih karena goresan kerikil tajam, ku tetap melangkah. Sakit di kaki ini tak ada apa apanya jika dibandingkan dengan sakit yang ada di dalam dada ini. Ku sandarkan diri ini di bawah pohon beringin. Justru dingin yang semakin kurasakan
Ku putuskan utk kembali melanjutkan langkahku mencari sang mentari guna menghadirkan pelangi yang mampu mengobati luka dihati. Semakin jauh ku langkahkan kakiku, justru langit semakin pekat. Petir menyambar dan angin bertiup kencang, semakin menambah dinginnya hati ini.
Mentari, ku mohon muncullah. Bantu aku menerangi jalanku, ku mulai tersesat dalam gelap. Beri aku kehangatan yang selama ini aku cari. Dan tunjukkanlah pelangi yang indah padaku, sehingga mampu mengobati luka yang ada di dalam hati ini. Aku mohon, bersinarlah kembali mentariku :'(
Selasa, 27 November 2012
Mentari dan Hujan
Jika dibaratkan, kau adalah mentari dan aku adalah hujan. Jika kita bersama, maka pelangi yang indah akan muncul. Dan membuat semua yang ada di sekitar kita merasakan kenyamanan dan kebahagiaan. Dunia serasa tertawa riang melihat indahnya pelangi. Tapi kini pelangi yang indah hanyalah tinggal impian saja, ketika sang mentari kini enggan untuk bersinar karena tertutup awan tebal atau sang hujan kini sedang berada di puncaknya dengan terus mengguyukan airnya kepermukaan bumi.
Badai yang ada, hujan yang rintik kini bertemu dengan angin yang mampu membuatnya semakin membesar dan menciptakan badai yang memporak porandakan dunia. Menyapu bersih semua yang di lewatinya. Sehingga mentari tak mampu untuk bersinar kembali. Langit semakin pekat dan halilintar mulai menyambar. Menambah dahsyatnya sang badai, Setiap orang di cekam ketakutan akan badai tersebut dan berharap mentari akan muncul sehingga bisa kembali memberikan kehangatan bagi mereka.
Tapi sekali lagi, mentari tidaklah muncul, justru angin semakin kencang dan menimbulkan badai cyclone yang lebih dahsyah lagi daya hancurnya. Kilatan listrik di langit menjadi tertanda bahwa badai akan semakin dahsyat dan akan berlangsung lama. Alam mulai tak bersahabat kembali, Senyum dan tawa riang kini berubah menjadi ketakutan yang mencekam. Bayang kematian mulai menghantui, atap atap rumah mulai terbang oleh angin yang kencang, pohon pohon besar tumbang karena tersambar halilintar dan banyak kendaraan, binatang ternak dan apapun itu yang terbang kelangit di satu tornado. Debit air pun mulai meningkat sehingga mulai membanjiri kota.
Dimana kah sang mentari yang membawa kehangatan itu??? Akankah dia muncul dan memberikan kehidupan kembali??? Dan akan kah pelangi kembali muncul menghiasi birunya langit??? Saya tidaklah tahu, kapan hal itu akan terjadi, dan saya pesimis akankah hal itu muncul kembali dan membawa saya akan indahnya hidup. Menjadi penerang dan menuntun jalanku. I never know :'(
Badai yang ada, hujan yang rintik kini bertemu dengan angin yang mampu membuatnya semakin membesar dan menciptakan badai yang memporak porandakan dunia. Menyapu bersih semua yang di lewatinya. Sehingga mentari tak mampu untuk bersinar kembali. Langit semakin pekat dan halilintar mulai menyambar. Menambah dahsyatnya sang badai, Setiap orang di cekam ketakutan akan badai tersebut dan berharap mentari akan muncul sehingga bisa kembali memberikan kehangatan bagi mereka.
Tapi sekali lagi, mentari tidaklah muncul, justru angin semakin kencang dan menimbulkan badai cyclone yang lebih dahsyah lagi daya hancurnya. Kilatan listrik di langit menjadi tertanda bahwa badai akan semakin dahsyat dan akan berlangsung lama. Alam mulai tak bersahabat kembali, Senyum dan tawa riang kini berubah menjadi ketakutan yang mencekam. Bayang kematian mulai menghantui, atap atap rumah mulai terbang oleh angin yang kencang, pohon pohon besar tumbang karena tersambar halilintar dan banyak kendaraan, binatang ternak dan apapun itu yang terbang kelangit di satu tornado. Debit air pun mulai meningkat sehingga mulai membanjiri kota.
Dimana kah sang mentari yang membawa kehangatan itu??? Akankah dia muncul dan memberikan kehidupan kembali??? Dan akan kah pelangi kembali muncul menghiasi birunya langit??? Saya tidaklah tahu, kapan hal itu akan terjadi, dan saya pesimis akankah hal itu muncul kembali dan membawa saya akan indahnya hidup. Menjadi penerang dan menuntun jalanku. I never know :'(
Thank you for everything and forgive me.
Mungkin ini adalah malam terakhir aku dengan dirimu, karena aku merasa
sudah tidak ada harapan lagi utk kembali merajut tali kasih diantara kita. Aku
sadar siapa aku dan aku yang akan menjauh dari kehidupanmu. Aku terima setiap
keputusan yang kau ambil utk kedepannya. Biarkanlah aku pergi dengan luka yang
masih basah ini. Luka yang ku goreskan sendiri karena kebodohanku.
Sedikit waktu yang telah kulalui bersamamu itu sudah cukup membuatku
merasakan arti dari sebuah hidup. Mungkin kita memanglah tak ada jodoh, jadi
sekeras apapun aku berusaha untuk mempertahankan hubungan ini akan sia-sia. Dan
tak pernah ku sesali sedikitpun atas apa yang telah terjadi diantara kita. Semuanya
akan aku simpan dalam buku dengan sampul emas dan ku tuliskan namamu. Tetaplah
tersimpan rapi dalam hidupku.
I'll always love you
Senin, 26 November 2012
Mentari
Sepi, kini yang kurasa tiap kau tak ada di sisiku. Sepertinya aku semakin sulit untuk bisa lepas dari jeratmu. Kau mengikatku dengan kencang. Tapi ada setitik rasa takut yang menghantui . Aku takut akan kehilangan dirimu. Rasa sayangku kepadamu melebihili apa pun. Aku tak ingin kita berpisah, aku ingin selalu bersamamu. Menghabiskan waktuku bersamamu, hanya itu keinginanku. Karena bagiku, kaulah bintang yang menyinari hatiku dan menuntunku dalam pekatnya malam.
Selasa, 13 November 2012
Ounie
Aku akan berusaha sekuat tenagaku untuk bisa membantumu menghadapi semua masalahmu, Jujur aku sedih jika aku harus melihat kau murung, karena senyummu adalah semangat dalam hidupku. Aku akan berusaha membantu mewujudkan cita citamu untuk di terima di ATKP. Meski ku tahu aku takkan bisa bertemu denganmu lagi jika kau berhasil lulus.
Bagiku tak masalah jika aku harus berpisah denganmu, yang terpenting dalam hidupku adalah kebahagiaanmu. Jika kau bahagia maka akupun bahagia, tak peduli jika harus mengorbankan kebahagiaanku untuk kebahagianmu
Bagiku tak masalah jika aku harus berpisah denganmu, yang terpenting dalam hidupku adalah kebahagiaanmu. Jika kau bahagia maka akupun bahagia, tak peduli jika harus mengorbankan kebahagiaanku untuk kebahagianmu
Senin, 12 November 2012
Like "Boa Hancock"
Aku banyak belajar dari kejadian kemarin, aku tak sanggup jika harus ada konflik di antara kita. Aq menerima semua yang mengenai dirimu. Baik itu tentang kelurgamu, teman temanmu dan semua orang yang ada di dekatmu. Aku sadar aku hanyalah orang baru dalam hidupmu
Aku akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu, membantumu utk mewujudkan impianmu sekaligus aku akan menahan keegoisanku. Aku akan berusaha seperti "Boa Hancock" yg mencintai Luffy dengan sepenuh hatinya dan mampu menghilangkan semua keegoisannya utk memiliki Luffy seutuhnya.
Aku akan berusaha untuk memberikan yang terbaik untukmu, membantumu utk mewujudkan impianmu sekaligus aku akan menahan keegoisanku. Aku akan berusaha seperti "Boa Hancock" yg mencintai Luffy dengan sepenuh hatinya dan mampu menghilangkan semua keegoisannya utk memiliki Luffy seutuhnya.
Minggu, 11 November 2012
EGO-Ku
Maaf, hanya itu yang bisa aku ucapkan.
Semua itu aku lakukan karena aku tak ingin kehilanganmu, aku takut. Aku sayang kamu, dan aku tak mau kembali terulang kisah pahit yang pernah aku alami. Tapi semuanya telah menjadi bubur, aku takut semuanya akan berakhir dan aku harus siap siap dengan kehancuran yang akan segera menimpaku.
Kenapa harus ada cinta jika hanya menyisakan luka, adakah seseorang yang bisa menerima aku dengan semua kekuranganku. Dan ketika aku mendapatkan orang itu justru aku menyianyiakannya. Bodoh, tolol, itu lah aku. Tak bisa mensyukuri semuanya
Aku takut, apa yang harus aku lakukan?? Aku hanya ingin menjadi yang terbaik untuknya. Jika masih di beri kesempatan kedua, aku ingin memperbaiki kesalahanku tapi jika tak ada lebih baik aku pergi saja dari kehidupan ini. Karena diriku tak ada gunanya jika tanpa dirimu. Karena aku mencintaimu
Semua itu aku lakukan karena aku tak ingin kehilanganmu, aku takut. Aku sayang kamu, dan aku tak mau kembali terulang kisah pahit yang pernah aku alami. Tapi semuanya telah menjadi bubur, aku takut semuanya akan berakhir dan aku harus siap siap dengan kehancuran yang akan segera menimpaku.
Kenapa harus ada cinta jika hanya menyisakan luka, adakah seseorang yang bisa menerima aku dengan semua kekuranganku. Dan ketika aku mendapatkan orang itu justru aku menyianyiakannya. Bodoh, tolol, itu lah aku. Tak bisa mensyukuri semuanya
Aku takut, apa yang harus aku lakukan?? Aku hanya ingin menjadi yang terbaik untuknya. Jika masih di beri kesempatan kedua, aku ingin memperbaiki kesalahanku tapi jika tak ada lebih baik aku pergi saja dari kehidupan ini. Karena diriku tak ada gunanya jika tanpa dirimu. Karena aku mencintaimu
Minggu, 04 November 2012
Kosong
Kosong, separuh hati ini kembali merasakan kekosongan. Apa yg terjadi???
Ada ketekutan yg terjadi dalam diri, ketakutan akn kehilangan seseorang yg sangat berarti. Entah kenapa harus terjadi,
Aku ingin selalu bersamamu, dan tak ingin berpisah darimu. Ku ingin berada disampingmu hingga waktu tak lagi berjalan. Tapi bukankah itu suatu keegoisan?? Kau punya kehidupan sendiri, kau perlu berinteraksi dengan kawan-kawanmu, begitupun aku. Bukankah komitmen awal kita bertemu hanya sekali seminggu, tapi kenapa itu terasa berat bagiku??
Apakah itu karena kau yang selalu hadir menemaniku hampir setiap hari di minggu kemarin?
Ada ketekutan yg terjadi dalam diri, ketakutan akn kehilangan seseorang yg sangat berarti. Entah kenapa harus terjadi,
Aku ingin selalu bersamamu, dan tak ingin berpisah darimu. Ku ingin berada disampingmu hingga waktu tak lagi berjalan. Tapi bukankah itu suatu keegoisan?? Kau punya kehidupan sendiri, kau perlu berinteraksi dengan kawan-kawanmu, begitupun aku. Bukankah komitmen awal kita bertemu hanya sekali seminggu, tapi kenapa itu terasa berat bagiku??
Apakah itu karena kau yang selalu hadir menemaniku hampir setiap hari di minggu kemarin?
Langganan:
Postingan (Atom)



